Subscribe:

About



Friday, 7 June 2013

TUGAS INDIVIDU METODOLOGI PENELITIAN



Disusun untuk memenuhi tugas UTS
Mata kuliah : Metodologi Penelitian

Dosen Pengampuh : Dr. Kashardi,M.Pd


Oleh :
Nama : Cindralena Simbolon
NPM : 1021130020
Semester : VI



Program Studi Pendidikan Matematika
A.    Latar Belakang Masalah
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. cara mengembangkan potensi diri tersebut harus dilakukan dengan mengetahui potensi diri yang dimiliki terlebih dahulu. Dalam hal ini perlu berbagai metode yang dilakukan agar potensi diri yang dimiliki tersebut dapat dikembangkan dan kemudian akan berdampak positif bagi kemajuan diri dan juga kepada orang lain. Adapun metode-metode yang bisa dilakukan untuk mengetahui potensi diri sendiri diantaranya adalah mengetahui bidang apa saja yang disenangi, bertanya kepada orang lain, khususnya teman dekat, mencoba berbagai hal baru, dan juga mencoba untuk
banyak membaca, melihat dan merasakan.sehingga dari sinilah secara tidak langsung terbentuk nya pendidikan .Tidak dapat diragukan lagi, bahwa sejak anak manusia yang pertama lahir ke dunia, telah ada dilakukan usaha-usaha pendidikan, manusia telah berusaha mendidik anak-anaknya, kendatipun dalam cara yang sangat sederhana. Demikian pula semenjak manusia saling bergaul, telah ada usaha-usaha dari orang-orang yang lebih mampu dalam hal-hal tertentu untuk mempengaruhi orang-orang lain teman bergaul mereka, untuk kepentingan kemajuan orang-orang bersangkutan itu. Dari uraian ini jelaslah kiranya, bahwa masalah pendidikan adalah masalahnya setiap orang dari dulu hingga sekarang, dan diwaktu-waktu yang akan datang. Di masa sekarang ini lembaga pendidikan semakin berkembang dan semakin maju dengan adanya kemajuan di bidang sains dan teknolngi.peranan orang tua di sini sangat penting untuk menentukkan pendidikan bagi anaknya sebagai bekal hidup di masa yang akan datang.namun orang tua jangan asal memilih tempat pendidikan untuk anaknya apalagi hanya mementingkan kepentingan duniawi saja tanpa mementingkan kebutuhan akhrowi.namun kenyataan sekarang tidak bisa dipungkiri orang tua lebih mengarahkan kependidikan anaknya yang masuk dunia kerja setelah anak tersebut selesai pendidikannya.keinginan orang tua ini didukung oleh kebijakan pemerintah yang mempublikasikan smk pilihan studi setelah selesai smp/mts ditimbang masuk madrasah aliyah selain menciptakan yang berintelek tua juga manusia yang ahlakul karimah.
Berdasarkan fenomena di atas penulis merasa tertarik untuk mngungkapkan permasalahan tersebut.sehingga dapat memperoleh jawaban yang jelas bahwa orang tua lebih mendukung anaknya masuk smk ditimbang Madrasah Aliyah untuk kepentingan tersebut.Penulis akan mengujinya dan menuangkannya dalam bentuk penelitian dengan judul”Kurangya pengaruh motivasi orang tua mendukung anaknya masuk Madrasah Aliyah Negeri Model 1 sebab tidak menjamin masuk dunia kerja”
B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimana pendapat orang tua apabila anaknya dimasukan ke SMK di bandingkan dengan Madrasyah Aliyah?
2.       Bagaimana menurunnya minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila?
3.      Adakah hubungan antara kebijakan dibuka banyak SMK akan menurunkan minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila?

C.     Tujuan dan Kegunaan penelitian
1.      Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut
1.      Mengetahui pendapat orang tua apabila anaknya dimasukan anak ke SMK di bandingkan masuk ke Madrasah Aliyah.
2.      Mengetahui menurunnya minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila
3.      Mengetahui hubungan antara kebijakan dibuka banyak SMK akan menurunkan minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila.



2.      Kegunaan penelitian
1.      Memberikan sumbangan pemikiran kepada orang tua bahwa anak masuk sekolah baik SMK maupun madrasah aliyah jangan terfokus untuk sebuah pekerjaan setelah selesai menuntut ilmu tapi memberikan pengarahan bahwa pendidikan itu sangat penting bagi anak khususnya pendidikan moral dan agama.
2.      Memberikan sumbangan pemikiran dalam dunia pendidikan pada umumnya dan pendidikan Madrasah Aliyah pada khususnya.
3.      Sebagai bahan atau referensi bagi para peneliti-peneliti yang lain yang ingin mengembangkan dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. Sehingga mengetahui arti penting penelitian agar keputusan-keputusan yang dibuat dalam hidup sehari-hari akan didasarkan pada hasil riset, baik dalam memecahkan pesoalan ataupun mencari hal-hal baru.

Soal :
1.      Berdasarkan jawaban tugas, tuliskan variabel penelitiannya (teoritis dan operasional)
Jawab :
Variabel dalam penelitian ini adalah Kurangya pengaruh motivasi orang tua mendukung anaknya masuk Madrasah Aliyah Pancasila.
Definisi secara teoritis motivasi adalah suatu sugesti atau dorongan yang muncul karena diberikan oleh seseorang kepada orang lain atau dari diri sendiri, dorongan tersebut bermaksud agar orang tersebut menjadi orang yang lebih baik dari yang sebelumnya
Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan Y Douglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang.
Definisi secara operasioanal motivasi adalah derajat kesungguhan kerja pada sseorang anggota dalam suatu organisasi dia berkeyakinan bahwa dia mampu mengerjakan tugas yang dibebankan kepadanya.

2.      Variabel itu harus operasional.Karena variabel berkaitan dengan skala yang digunakan.Skala apa yang akan anda gunakan untuk penelitian tersebut dan apa alasannya?
Jawab :
Skala yang digunakan ialah skala Linkert, menurut Riduwan (2009 : 87) bahwa skala Linkert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok tentang kejadian atau gejala social. Dalam penelitian gejala social ini telah ditetapkan secara spesifik yang selanjutnya disebut sebagai variable penelitian yang akan diukur dijabarkan menjadi dimensi, dimensi dijabarkan menjadi sub variable kemudian sub variable dijabarkan lagi menjadi indicator-indikator yang dapat diukur. Akhirnya indikator-indikator yang terukur ini dapat menjadi titik tolak untuk membuat item instrument yang berupa pertanyaan-pertanyaan yang perlu dijawab oleh responden..

3.      Tuliskan anggapan dasar dari tugas tersebut!
Jawab:
1. Anggapan dasar dari penelitian ini adalah orang tua lebih mendukung anaknya masuk SMK dibandingkan masuk Madrasah Aliyah. Karena menurut orang tua anak-anaknya di ajarkan secara berarah atau menjurus untuk masuk dunia kerja.
2. Dengan adanya banyak SMK diasumsikan akan mematikan kelanjutan MA Pancasila.
3. Menurunnya minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila

4.      Penelitian selalu dikendalikan oleh hipotesis-hipotesis sebagai jawaban sementara atas pertanyaan penelitian.Tuliskan hipotesis dari tugas tersebut.Jelaskan alasannya dengan tepat.
Jawab :
Menurut pendapat Prof. Drs. Sutrisno Hadi MA, yang dikutip Suharsimi Arikunto dalam bukunya (2006 : 7), bahwa menurut asal-usulnya hipotesis berarti suatu kesimpulan atau pendapat yang masih kurang (hpyo = kurang, thesis = pendapat). Jadi kesimpulan itu belum final (proto conclution) karena masih harus dibuktikan. Hipotesis juga bias diartikan sebagai dugaan sementara yang mungkin benar, atau juga salah. Hipotesis akan ditolak, dan akan diterima jika fakta-fakta membenarkan.
Berdasarkan variabel diatas maka hipotesisnya adalah orang tua kurang motivasi anaknya masuk madrasah aliyah.karena madrasah aliyah tidak menjamin masuk dunia kerja berbeda dengan SMK.Apabila anaknya telah lulus SMK maka anak akan mudah masuk dunia kerja sesuai dengan yang dicita-citakanya.
Semakin tinggi kebijakan pemerintah tentang dibukanya SMK disetiap Kecamatan maka semakin tinggi minat orang tua menyekolahkan anaknya ke SMK. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah kebijakan pemerintah tentang dibukanya SMK disetiap Kecamatan maka semakin rendah minat orang tua menyekolahkan anaknya ke SMK.

5.      Siapa saja yang menjadi sumber data dalam penelitian tersebut.Jelaskan alasannya dengan tepat!
Jawab :
Sumber data yang diambil oleh peneliti dari penelitian empiriknya adalah sumber data primer dan data sekunder. Data primer dari responden yaitu ketua Pemprov, ketua diknas, ketua Pemda Bengkulu dan pemegang kebijakan-kebijakan pendidikan, sedangkan data sekunder diperoleh dari orang tua siswa SMK, yang kegunaannya untuk mengadakan genelisasi atas asas fakta-fakta yang ada, kemudian mengadakan interpretasi yang kritis dan mencari metode pemecahannya karena orang tua siswa SMK inilah yang menjadi sumber data utama dalam penelitian ini karena disini kita akan mengetahui mengapa orang tua lebih memotipvasi anaknya masuk SMK dibanding masuk madrasah aliyah

6.      Bagaimana menentukan instrumen dalam penelitian tersebut!
Jawab:
Penelitian bertujuan untuk mengukur suatu gejala akan menggunakan instrumen penelitian jumlah instrumen yang akan di gunakan tergantung pada variabel yang akan di teliti.Bila variabel yang diteliti jumlahnya lima maka menggunakan lima instrumen dalam hal ini perlu di kemukakan instrumen apa saja yang akan digunakan untuk penelitian (likert dll) prosedur pengujian validilitas dan realibilitas instrumen. Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen utama adalah peneliti sendiri atau anggota tim peneliti untuk itu perlu dikemukakan siapa yang akan menjadi instrumen penelitian atau mungkin setelah permasalahannya jelas peneliti akan menggunakan instrument.

7.      Buatkan kisi-kisi instrumennya !
Jawab:
Kisi-kisi instrumen penelitian
NO Variabel /Indikator APD NO Soal
1.  Kurangnya pengaruh motivasi orang tua
Indikator
1. Pendorong atau pembangkit motivasi ANGKET 1-5
2. Tujuan yang ingin dicapai ANGKET 6-10
3. Strategi atau cara yang dilakukan ANGKET 11-15

8.      Metode apa yang akan digunakan dalam mengumpulkan data dalam penelitiantersebut.jelaskan alasannya dengan tepat!
Jawab :
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Metode Angket
Kartini Kartono (217 : 1990) mengungkapkan bahwa: ”Angket ialah penyelidikan mengenai suatu masalah yang banyak menyangkut kepentingan umum (orang banyak) dengan jalan mengedarkan formulir daftar pertanyaan, diajukan secara tertulis kepada sejumlah subjek untuk mendapatkan jawaban (tanggapan respon tertulis seperlunya)Metode ini digunakan untuk memperoleh data mengenai menurunnya minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila

2. Metode Dokumentasi Arikunto (2006 : 135) mengatakan “Dokumentasi asal katanya dokumen, yang artinya barang-barang yang tertulis”.Dalam melaksanakan metode dokumentasi, menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, peraturan-peraturan, kebijakan dibuka banyak SMK yang dipublikasikan pemerintah sebagai salah satu pilihan studi setelah SMP/MTs Metode ini digunakan untuk memperoleh data mengenai jumlah siswa, gambaran umum
Arikunto (1998: 236) menjelaskan bahwa yang dimaksudkan dengan analisis data adalah pengolahan data yang diperoleh dengan menggunakan rumus-rumus atau aturan-aturan yang ada sesuai dengan pendekatan penelitian atau desain yang diambil.

9.      Jelaskan teknik analisis yang cocok untuk penelitian tersebut!
Jawab:
Terkait dengan masalah tersebut maka penelitian ini diperlukan adanya teknik analisis data.
1. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ada dua macam, yaitu:
Teknik analisis deskriptif
yaitu dengan perolehan persentase karena penelitian ini bersifat deskriptif dan mendeskripsikan tentang variabel bebas dan variabel terikat. Menurut Nurkancana (1992: 22) langkah-langkah yang digunakan adalah:
a. Menentukan interval, dengan menggunakan rumus interval hitung sebagai berikut: Data terbesar – data terkecil
Panjang kelas interval = ---------------------------------------
Jumlah kelas

b. Menentukan presentase variabel, untuk mengetahui jumlah perbandingan skor masing-masing variabel yaitu variabel cara belajar yang diklasifikasikan menjadi sangat baik, baik, cukup, kurang, sangat kurang dan untuk prestasi belajar diklasifikasikan menjadi istimewa, sangat baik, baik, cukup, dan kurang dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
Rumus presentase adalah sebagai berikut:
P = F x 100% N
keterangan:
F= frekwensi N= jumlah subyek penelitian P= Prosentase

2. Analisis korelasional.
Dalam penelitian ini digunakan rumus statistik Regresi Linier Sederhana dan teknik ini digunakan untuk mengetahui besarnya hubungan variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) dengan persamaan Regresi Linier seperti yang disebutkan oleh Sudjana (2010:312) sebagai berikut:
Y = a + bx
Regresi dengan x merupakan variabel bebasnya dan y variabel tak bebasnya dinamakan regresi y atas x.

0 comments: