Disusun untuk
memenuhi tugas UTS
Mata kuliah :
Metodologi Penelitian
Dosen Pengampuh
: Dr. Kashardi,M.Pd
Oleh :
Nama : Cindralena Simbolon
Nama : Cindralena Simbolon
NPM : 1021130020
Semester : VI
Program
Studi Pendidikan Matematika
A. Latar
Belakang Masalah
Pendidikan adalah usaha sadar dan
terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta
didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. cara mengembangkan potensi
diri tersebut harus dilakukan dengan mengetahui potensi diri yang dimiliki
terlebih dahulu. Dalam hal ini perlu berbagai metode yang dilakukan agar
potensi diri yang dimiliki tersebut dapat dikembangkan dan kemudian akan
berdampak positif bagi kemajuan diri dan juga kepada orang lain. Adapun
metode-metode yang bisa dilakukan untuk mengetahui potensi diri sendiri
diantaranya adalah mengetahui bidang apa saja yang disenangi, bertanya kepada
orang lain, khususnya teman dekat, mencoba berbagai hal baru, dan juga mencoba
untuk
banyak membaca, melihat dan merasakan.sehingga dari sinilah secara tidak langsung terbentuk nya pendidikan .Tidak dapat diragukan lagi, bahwa sejak anak manusia yang pertama lahir ke dunia, telah ada dilakukan usaha-usaha pendidikan, manusia telah berusaha mendidik anak-anaknya, kendatipun dalam cara yang sangat sederhana. Demikian pula semenjak manusia saling bergaul, telah ada usaha-usaha dari orang-orang yang lebih mampu dalam hal-hal tertentu untuk mempengaruhi orang-orang lain teman bergaul mereka, untuk kepentingan kemajuan orang-orang bersangkutan itu. Dari uraian ini jelaslah kiranya, bahwa masalah pendidikan adalah masalahnya setiap orang dari dulu hingga sekarang, dan diwaktu-waktu yang akan datang. Di masa sekarang ini lembaga pendidikan semakin berkembang dan semakin maju dengan adanya kemajuan di bidang sains dan teknolngi.peranan orang tua di sini sangat penting untuk menentukkan pendidikan bagi anaknya sebagai bekal hidup di masa yang akan datang.namun orang tua jangan asal memilih tempat pendidikan untuk anaknya apalagi hanya mementingkan kepentingan duniawi saja tanpa mementingkan kebutuhan akhrowi.namun kenyataan sekarang tidak bisa dipungkiri orang tua lebih mengarahkan kependidikan anaknya yang masuk dunia kerja setelah anak tersebut selesai pendidikannya.keinginan orang tua ini didukung oleh kebijakan pemerintah yang mempublikasikan smk pilihan studi setelah selesai smp/mts ditimbang masuk madrasah aliyah selain menciptakan yang berintelek tua juga manusia yang ahlakul karimah.
Berdasarkan fenomena di atas penulis merasa tertarik untuk mngungkapkan permasalahan tersebut.sehingga dapat memperoleh jawaban yang jelas bahwa orang tua lebih mendukung anaknya masuk smk ditimbang Madrasah Aliyah untuk kepentingan tersebut.Penulis akan mengujinya dan menuangkannya dalam bentuk penelitian dengan judul”Kurangya pengaruh motivasi orang tua mendukung anaknya masuk Madrasah Aliyah Negeri Model 1 sebab tidak menjamin masuk dunia kerja”
banyak membaca, melihat dan merasakan.sehingga dari sinilah secara tidak langsung terbentuk nya pendidikan .Tidak dapat diragukan lagi, bahwa sejak anak manusia yang pertama lahir ke dunia, telah ada dilakukan usaha-usaha pendidikan, manusia telah berusaha mendidik anak-anaknya, kendatipun dalam cara yang sangat sederhana. Demikian pula semenjak manusia saling bergaul, telah ada usaha-usaha dari orang-orang yang lebih mampu dalam hal-hal tertentu untuk mempengaruhi orang-orang lain teman bergaul mereka, untuk kepentingan kemajuan orang-orang bersangkutan itu. Dari uraian ini jelaslah kiranya, bahwa masalah pendidikan adalah masalahnya setiap orang dari dulu hingga sekarang, dan diwaktu-waktu yang akan datang. Di masa sekarang ini lembaga pendidikan semakin berkembang dan semakin maju dengan adanya kemajuan di bidang sains dan teknolngi.peranan orang tua di sini sangat penting untuk menentukkan pendidikan bagi anaknya sebagai bekal hidup di masa yang akan datang.namun orang tua jangan asal memilih tempat pendidikan untuk anaknya apalagi hanya mementingkan kepentingan duniawi saja tanpa mementingkan kebutuhan akhrowi.namun kenyataan sekarang tidak bisa dipungkiri orang tua lebih mengarahkan kependidikan anaknya yang masuk dunia kerja setelah anak tersebut selesai pendidikannya.keinginan orang tua ini didukung oleh kebijakan pemerintah yang mempublikasikan smk pilihan studi setelah selesai smp/mts ditimbang masuk madrasah aliyah selain menciptakan yang berintelek tua juga manusia yang ahlakul karimah.
Berdasarkan fenomena di atas penulis merasa tertarik untuk mngungkapkan permasalahan tersebut.sehingga dapat memperoleh jawaban yang jelas bahwa orang tua lebih mendukung anaknya masuk smk ditimbang Madrasah Aliyah untuk kepentingan tersebut.Penulis akan mengujinya dan menuangkannya dalam bentuk penelitian dengan judul”Kurangya pengaruh motivasi orang tua mendukung anaknya masuk Madrasah Aliyah Negeri Model 1 sebab tidak menjamin masuk dunia kerja”
B. Rumusan
Masalah
1. Bagaimana
pendapat orang tua apabila anaknya dimasukan ke SMK di bandingkan dengan Madrasyah
Aliyah?
2. Bagaimana menurunnya minat orang tua untuk
menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila?
3. Adakah
hubungan antara kebijakan dibuka banyak SMK akan menurunkan minat orang tua
untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila?
C. Tujuan
dan Kegunaan penelitian
1. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal sebagai berikut
1. Mengetahui
pendapat orang tua apabila anaknya dimasukan anak ke SMK di bandingkan masuk ke
Madrasah Aliyah.
2. Mengetahui
menurunnya minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila
3. Mengetahui
hubungan antara kebijakan dibuka banyak SMK akan menurunkan minat orang tua
untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila.
2. Kegunaan
penelitian
1. Memberikan
sumbangan pemikiran kepada orang tua bahwa anak masuk sekolah baik SMK maupun
madrasah aliyah jangan terfokus untuk sebuah pekerjaan setelah selesai menuntut
ilmu tapi memberikan pengarahan bahwa pendidikan itu sangat penting bagi anak
khususnya pendidikan moral dan agama.
2. Memberikan
sumbangan pemikiran dalam dunia pendidikan pada umumnya dan pendidikan Madrasah
Aliyah pada khususnya.
3. Sebagai
bahan atau referensi bagi para peneliti-peneliti yang lain yang ingin
mengembangkan dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan. Sehingga mengetahui arti
penting penelitian agar keputusan-keputusan yang dibuat dalam hidup sehari-hari
akan didasarkan pada hasil riset, baik dalam memecahkan pesoalan ataupun
mencari hal-hal baru.
Soal :
1. Berdasarkan
jawaban tugas, tuliskan variabel penelitiannya (teoritis dan operasional)
Jawab :
Variabel dalam
penelitian ini adalah Kurangya pengaruh motivasi orang tua mendukung anaknya
masuk Madrasah Aliyah Pancasila.
Definisi secara
teoritis motivasi adalah
suatu sugesti atau dorongan yang muncul karena diberikan oleh seseorang kepada
orang lain atau dari diri sendiri, dorongan tersebut bermaksud agar orang
tersebut menjadi orang yang lebih baik dari yang sebelumnya
Berdasarkan teori
hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan Y Douglas McGregor maupun teori
motivasi kontemporer, arti motivasi adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang
individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang
tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya
dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang.
Definisi secara
operasioanal motivasi adalah derajat kesungguhan kerja pada sseorang anggota
dalam suatu organisasi dia berkeyakinan bahwa dia mampu mengerjakan tugas yang
dibebankan kepadanya.
2. Variabel
itu harus operasional.Karena variabel berkaitan dengan skala yang
digunakan.Skala apa yang akan anda gunakan untuk penelitian tersebut dan apa
alasannya?
Jawab :
Skala yang digunakan
ialah skala Linkert, menurut Riduwan (2009 : 87) bahwa skala Linkert digunakan
untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok tentang
kejadian atau gejala social. Dalam penelitian gejala social ini telah
ditetapkan secara spesifik yang selanjutnya disebut sebagai variable penelitian
yang akan diukur dijabarkan menjadi dimensi, dimensi dijabarkan menjadi sub
variable kemudian sub variable dijabarkan lagi menjadi indicator-indikator yang
dapat diukur. Akhirnya indikator-indikator yang terukur ini dapat menjadi titik
tolak untuk membuat item instrument yang berupa pertanyaan-pertanyaan yang
perlu dijawab oleh responden..
3. Tuliskan
anggapan dasar dari tugas tersebut!
Jawab:
1. Anggapan dasar dari
penelitian ini adalah orang tua lebih mendukung anaknya masuk SMK dibandingkan
masuk Madrasah Aliyah. Karena menurut orang tua anak-anaknya di ajarkan secara
berarah atau menjurus untuk masuk dunia kerja.
2. Dengan adanya banyak
SMK diasumsikan akan mematikan kelanjutan MA Pancasila.
3. Menurunnya minat
orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila
4. Penelitian
selalu dikendalikan oleh hipotesis-hipotesis sebagai jawaban sementara atas
pertanyaan penelitian.Tuliskan hipotesis dari tugas tersebut.Jelaskan alasannya
dengan tepat.
Jawab :
Menurut pendapat Prof.
Drs. Sutrisno Hadi MA, yang dikutip Suharsimi Arikunto dalam bukunya (2006 :
7), bahwa menurut asal-usulnya hipotesis berarti suatu kesimpulan atau pendapat
yang masih kurang (hpyo = kurang, thesis = pendapat). Jadi kesimpulan itu belum
final (proto conclution) karena masih harus dibuktikan. Hipotesis juga bias
diartikan sebagai dugaan sementara yang mungkin benar, atau juga salah.
Hipotesis akan ditolak, dan akan diterima jika fakta-fakta membenarkan.
Berdasarkan variabel
diatas maka hipotesisnya adalah orang tua kurang motivasi anaknya masuk
madrasah aliyah.karena madrasah aliyah tidak menjamin masuk dunia kerja berbeda
dengan SMK.Apabila anaknya telah lulus SMK maka anak akan mudah masuk dunia
kerja sesuai dengan yang dicita-citakanya.
Semakin tinggi
kebijakan pemerintah tentang dibukanya SMK disetiap Kecamatan maka semakin
tinggi minat orang tua menyekolahkan anaknya ke SMK. Begitu pula sebaliknya,
semakin rendah kebijakan pemerintah tentang dibukanya SMK disetiap Kecamatan
maka semakin rendah minat orang tua menyekolahkan anaknya ke SMK.
5. Siapa
saja yang menjadi sumber data dalam penelitian tersebut.Jelaskan alasannya
dengan tepat!
Jawab :
Sumber data yang
diambil oleh peneliti dari penelitian empiriknya adalah sumber data primer dan
data sekunder. Data primer dari responden yaitu ketua Pemprov, ketua diknas,
ketua Pemda Bengkulu dan pemegang kebijakan-kebijakan pendidikan, sedangkan
data sekunder diperoleh dari orang tua siswa SMK, yang kegunaannya untuk mengadakan
genelisasi atas asas fakta-fakta yang ada, kemudian mengadakan interpretasi
yang kritis dan mencari metode pemecahannya karena orang tua siswa SMK inilah
yang menjadi sumber data utama dalam penelitian ini karena disini kita akan
mengetahui mengapa orang tua lebih memotipvasi anaknya masuk SMK dibanding
masuk madrasah aliyah
6. Bagaimana
menentukan instrumen dalam penelitian tersebut!
Jawab:
Penelitian bertujuan
untuk mengukur suatu gejala akan menggunakan instrumen penelitian jumlah
instrumen yang akan di gunakan tergantung pada variabel yang akan di
teliti.Bila variabel yang diteliti jumlahnya lima maka menggunakan lima
instrumen dalam hal ini perlu di kemukakan instrumen apa saja yang akan
digunakan untuk penelitian (likert dll) prosedur pengujian validilitas dan
realibilitas instrumen. Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen
utama adalah peneliti sendiri atau anggota tim peneliti untuk itu perlu
dikemukakan siapa yang akan menjadi instrumen penelitian atau mungkin setelah
permasalahannya jelas peneliti akan menggunakan instrument.
7. Buatkan
kisi-kisi instrumennya !
Jawab:
Kisi-kisi instrumen penelitian
NO Variabel /Indikator APD NO Soal
1. Kurangnya pengaruh motivasi orang tua
NO Variabel /Indikator APD NO Soal
1. Kurangnya pengaruh motivasi orang tua
Indikator
1. Pendorong atau pembangkit motivasi ANGKET 1-5
2. Tujuan yang ingin dicapai ANGKET 6-10
3. Strategi atau cara yang dilakukan ANGKET 11-15
1. Pendorong atau pembangkit motivasi ANGKET 1-5
2. Tujuan yang ingin dicapai ANGKET 6-10
3. Strategi atau cara yang dilakukan ANGKET 11-15
8. Metode
apa yang akan digunakan dalam mengumpulkan data dalam
penelitiantersebut.jelaskan alasannya dengan tepat!
Jawab :
Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Metode Angket Kartini Kartono (217 : 1990) mengungkapkan bahwa: ”Angket ialah penyelidikan mengenai suatu masalah yang banyak menyangkut kepentingan umum (orang banyak) dengan jalan mengedarkan formulir daftar pertanyaan, diajukan secara tertulis kepada sejumlah subjek untuk mendapatkan jawaban (tanggapan respon tertulis seperlunya)Metode ini digunakan untuk memperoleh data mengenai menurunnya minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila
1. Metode Angket Kartini Kartono (217 : 1990) mengungkapkan bahwa: ”Angket ialah penyelidikan mengenai suatu masalah yang banyak menyangkut kepentingan umum (orang banyak) dengan jalan mengedarkan formulir daftar pertanyaan, diajukan secara tertulis kepada sejumlah subjek untuk mendapatkan jawaban (tanggapan respon tertulis seperlunya)Metode ini digunakan untuk memperoleh data mengenai menurunnya minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah Pancasila
2. Metode Dokumentasi Arikunto (2006 : 135) mengatakan “Dokumentasi asal katanya dokumen, yang artinya barang-barang yang tertulis”.Dalam melaksanakan metode dokumentasi, menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, peraturan-peraturan, kebijakan dibuka banyak SMK yang dipublikasikan pemerintah sebagai salah satu pilihan studi setelah SMP/MTs Metode ini digunakan untuk memperoleh data mengenai jumlah siswa, gambaran umum
Arikunto (1998: 236) menjelaskan bahwa yang dimaksudkan dengan analisis data adalah pengolahan data yang diperoleh dengan menggunakan rumus-rumus atau aturan-aturan yang ada sesuai dengan pendekatan penelitian atau desain yang diambil.
9. Jelaskan
teknik analisis yang cocok untuk penelitian tersebut!
Jawab:
Terkait dengan masalah
tersebut maka penelitian ini diperlukan adanya teknik analisis data.
1. Analisis data yang
digunakan dalam penelitian ada dua macam, yaitu:
Teknik analisis deskriptif
Teknik analisis deskriptif
yaitu dengan perolehan
persentase karena penelitian ini bersifat deskriptif dan mendeskripsikan
tentang variabel bebas dan variabel terikat. Menurut Nurkancana (1992: 22)
langkah-langkah yang digunakan adalah:
a. Menentukan interval, dengan menggunakan rumus interval hitung sebagai berikut: Data terbesar – data terkecil
a. Menentukan interval, dengan menggunakan rumus interval hitung sebagai berikut: Data terbesar – data terkecil
Panjang kelas interval
= ---------------------------------------
Jumlah kelas
b. Menentukan presentase variabel, untuk mengetahui jumlah perbandingan skor masing-masing variabel yaitu variabel cara belajar yang diklasifikasikan menjadi sangat baik, baik, cukup, kurang, sangat kurang dan untuk prestasi belajar diklasifikasikan menjadi istimewa, sangat baik, baik, cukup, dan kurang dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
Rumus presentase adalah
sebagai berikut:
P = F x 100% N
keterangan:
F= frekwensi N= jumlah
subyek penelitian P= Prosentase
2. Analisis korelasional.
Dalam penelitian ini
digunakan rumus statistik Regresi Linier Sederhana dan teknik ini digunakan
untuk mengetahui besarnya hubungan variabel bebas (X) terhadap variabel terikat
(Y) dengan persamaan Regresi Linier seperti yang disebutkan oleh Sudjana
(2010:312) sebagai berikut:
Y = a + bx
Regresi dengan x merupakan variabel
bebasnya dan y variabel tak bebasnya dinamakan regresi y atas x.



0 comments:
Post a Comment