Saturday, 8 June 2013
Ku Ukir Namamu
Telah kuukir namamu
Pada berjuta hamparan pasir dan bebatuan
Sehingga takkan ada yang mampu menghapusnya
Dari ingatan raga batinku
Tak semudah angin yang bertiup
Untuk menulis s'gala resah gundahku
Ku t'lah mencoba untuk memikirkannya
Selama seribu malam
Untuk merajut kata... demi kata
Sehingga kau akan mulai mengerti
Betapa takutnya aku kehilanganmu
Aku tak merangkai kata-kataku sendirian
Tapi kemanisan yang telah kau berikan
Pada setiap mimpiku
Mampu membuat aku terjaga dan mulai merangkai kata
Aku ingin menemukanmu
Karena aku tahu aku tak sanggup
Menahan beribu anak panah
Yang kau kirimkan lewat angin manis
Yang tumbuh menjadi bibit cinta
Bersemi dan berbunga
Sepanjang hayatku
Tak sabar diri ini ingin selalu
Di pelukanmu....
Bahkan kuingin secara lembut
Dirimu selalu menyayangiku...
Aku ingin memandang wajahmu
Aku ingin mengungkapkan kebenaran hati
Yang ada dalam diriku...
Agar dirimu yakin bahwa aku
Tidak akan pernah meninggalkanmu
Ku tahu...
Dirimu sangat takut untuk disakiti
Namun aku disini ada untuk selalu
Meyakinkanmu..
Bahwa hanya dirimu yang selalu menjadi
milikku....
Meskipun
Curamnya tebing yang membentang
Akan mulai kucoba untuk kudaki
Lalu akan kuteriakan pada semua orang
Kalau aku sangat mencintaimu....
Ku ukir dan kurangkai bait kata
Ini untukmu yang disana
Dengan penuh harapan
Kau selalu menghadirkan selembar tanganmu
Untuk menggenggam erat tanganku
Agar .........
Cinta dalam diri ini
Tak lagi sepi menyendiri
:* 091011 *:
Subscribe to:
Post Comments (Atom)




0 comments:
Post a Comment