Subscribe:

About



Saturday, 29 March 2014

MODEL PEMBELAJARAN CIRC (Cooperative, Integrated, Reading, and Composition)

Pengertian Model Pembelajaran CIRC
Terjemahan bebas dari CIRC adalah komposisi terpadu membaca dan menulis secara koperatif –kelompok.
Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition-CIRC (Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis) merupakan model pembelajaran khusus Mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam rangka membaca dan menemukan ide pokok, pokok pikiran atau,tema sebuah wacana/kliping.

Model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) ini dapat dikategorikan pembelajaran terpadu.
Menurut Fogarty (1991), berdasarkan sifat keterpaduannya, pembelajaran terpadu dapat dikelompokkan menjadi:
1) model dalam satu disiplin ilmu yang meliputi model connected (keterhubungan) dan model nested (terangkai);
2) model antar bidang studi yang meliputi model sequenced (urutan), model shared (perpaduan), model webbed (jaring laba-laba), model theaded (bergalur) dan model integreted (terpadu);
3) model dalam lintas siswa.

Dalam pembelajaran CIRC atau pembelajaran terpadu setiap siswa bertanggung jawab terhadap tugas kelompok. Setiap anggota kelompok saling mengeluarkan ide-ide untuk memahami suatu konsep dan menyelesaikan tugas (task), sehingga terbentuk pemahaman yang dan pengalaman belajar yang lama. Model pembelajaran ini terus mengalami perkembangan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga sekolah menengah. Proses pembelajaran ini mendidik siswa berinteraksi sosial dengan lingkungan.

Prinsip belajar terpadu ini sejalan dengan empat pilar pendidikan yang digariskan UNESCO dalam kegiatan pembelajaran. Empat pilar itu adalah ”belajar untuk mengetahui (learning to know), belajar untuk berbuat (learning to do), belajar untuk menjadi diri sendiri (learning to be), dan belajar hidup dalam kebersamaan (Learning to live together), (Depdiknas, 2002).


Langkah - Langkah Pembelajaran CIRC
Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut :
1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang siswa secara heterogen.
2. Guru memberikan wacana/kliping sesuai dengan topik pembelajaran.
3. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/kliping dan ditulis pada lembar kertas.
4. Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok.
5. Guru dan siswa membuat kesimpulan bersama.
6. Penutup.
Dari setiap fase tersebut di atas dapat kita perhatikan dengan jelas sebagai berikut:
a. Fase Pertama, Pengenalan konsep. Fase ini guru mulai mengenalkan tentang suatu konsep atau istilah baru yang mengacu pada hasil penemuan selama eksplorasi. Pengenalan bisa didapat dari keterangan guru, buku paket, atau media lainnya.
b. Fase Kedua, Eksplorasi dan aplikasi. Fase ini memberikan peluang pada siswa untuk mengungkap pengetahuan awalnya, mengembangkan pengetahuan baru, dan menjelaskan fenomena yang mereka alami dengan bimbingan guru minimal. Hal ini menyebabkan terjadinya konflik kognitif pada diri mereka dan berusaha melakukan pengujian dan berdiskusi untuk menjelaskan hasil observasinya. Pada dasarnya, tujuan fase ini untuk membangkitkan minat, rasa ingin tahu serta menerapkan konsepsi awal siswa terhadap kegiatan pembelajaran dengan memulai dari hal yang kongkrit. Selama proses ini siswa belajar melalui tindakan-tindakan mereka sendiri dan reaksi-reaksi dalam situasi baru yang masih berhubungan, juga terbukti menjadi sangat efektif untuk menggiring siswa merancang eksperimen, demonstrasi untuk diujikannya.
c. Fase Ketiga, Publikasi. Pada fase ini Siswa mampu mengkomunikasikan hasil temuan-temuan, membuktikan, memperagakan tentang materi yang dibahas. Penemuan itu dapat bersifat sebagai sesuatu yang baru atau sekedar membuktikan hasil pengamatannya.. Siswa dapat memberikan pembuktian terkaan gagasan-gagasan barunya untuk diketahui oleh teman-teman sekelasnya. Siswa siap menerima kritikan, saran atau sebaliknya saling memperkuat argumen.
 

Kelebihan Model Pembelajaran CIRC
Kelebihan dari model pembelajaran terpadu atau (CIRC) antara lain:
1) Pengalaman dan kegiatan belajar anak didik akan selalu relevan dengan tingkat perkembangan anak;
2) kegiatan yang dipilih sesuai dengan dan bertolak dari minat siswa dan kebutuhan anak;
3) seluruh kegiatan belajar lebih bermakna bagi anak didik sehingga hasil belajar anak didik akan dapat bertahan lebih lama;
4) pembelajaran terpadu dapat menumbuh-kembangkan keterampilan berpikir anak;
5) pembelajaran terpadu menyajikan kegiatan yang bersifat pragmatis (bermanfaat) sesuai dengan permasalahan yang sering ditemuai dalam lingkungan anak;
6) pembelajaran terpadu dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa kearah belajar yang dinamis, optimal dan tepat guna;
7) menumbuhkembangkan interaksi sosial anak seperti kerjasama, toleransi, komunikasi dan respek terhadap gagasan orang lain;
8) membangkitkan motivasi belajar, memperluas wawasan dan aspirasi guru dalam mengajar (Saifulloh, 2003).
 

Kekurangan Model Pembelajaran CIRC
Kerurangan dari model pembelajaran CIRC tersebut antara lain:
Dalam model pembelajaran ini hanya dapat dipakai untuk mata pelajaran yang menggunakan bahasa, sehingga model ini tidak dapat dipakai untuk mata pelajaran seperti: matematika dan mata pelajaran lain yang menggunakan prinsip menghitung.
 

Kesimpulan
Model pembelajaran ini sangat bagus dipakai karena dengan menggunakan model ini siswa dapat memahami secara langsung peristiwa yang terjadi di dalam kehidupan dengan materi yang dijelaskan.


Thursday, 16 January 2014

My wish at September Month 2014

       Gx nyangka aku skrg dh mw smster 8, 'n gx trza jg KKN & PPL wdh sLsai d LaLui, cihuyyy asyiikk.
Lega rasany, tp tetep aj msih pusing krna msih ada proyek trakhir yg wajib d LaLui yaitu pembuatan skripsi.Hadeeeehh. .
Teman2 pzti tw bhwasanya smster 7 dst slLu identik dgn pmbuatan skripsi, krna wdh dr jaman duLu2, iniLah sLah satu penentu mahasiswa tsb bza mmperoLeh geLar ny nNti.
Dan haL itu Lah yg skrg hrz aku LaLui, d kejar2 target utk proyek pmbuatan proposaL, hingga akhirnya nNti aku boLeh m'bntuk sebuah skripsi.
September adLh buLan yg slLu aku prhatikan, ntah npa aku ngerasa buLan itu kyak smkin dkat.
Mngkin bukan hnya ku bhkan tman2 yg Lain jg pzti menargetkan wisuda sptember nich. Amin, kLu Tuhan mengizinkan.

Tuesday, 14 January 2014

Aku kuat ketika bersandar pada Mu

Ketika semangatku teLah hiLang

dan jiwa ini sangatLah LeLah

Ketika masaLah hidup datang tak 


henti2 nya dan hati ini terbebani

LaLu, aku terdiam dan duduk di 


sini dalam kesunyian,

Hingga Engkau pun datang dan 


menemani ku seketika

SURGA itu NYATA

Jika menyembah dLm dunia

Sudah seindah ini

ApaLagi ku menyembah disurga 

nanti

Aku tak mw mndengar sja 

kesaksian yg Lain

Kerinduanku menyembah d surga sLmanya

Kenyataan di dunia tak dpt mengaLahkan

Kebenaran yg paLing indah

Queen in my Life

Engkau mngajariku akan smuanya

Smua yg sudah engkau berikan padaku akan 


slLu ku simpan d dLm hati. .

EngkauLah p'gerak dLm hidupku,

Aku gx bza jd sswtu

Atau pun seseorang

Jka kau tak ada d sisi ku

Kau ada utk mnyayangi 'n mngasihiku


Saat Langit mendung

Kapanpun aku brsedih

5 kuaLitas pensiL yg bza mnjadi contoh utk m'bwtmu slLu tenang dLm mnjLni hidup

  • KwaLitas yg pertama, pensiL mngingatkan kamu kLu kamu bza brbuat haL yg hebat dLm hidup ini. Ttpi Layakny sbuah pensiL ktka menuLis, kamu jgn prnh Lpa kLu ada tangan yg slLu mmbimbing Langkahmu dLm hidup ini .
  • KwaLitas kedua, dLm proses menuLis, kita kdg bbrpa kaLi hrz brhnti & mnggunakan peruncing utk menajamkan kmbaLi pensiL. Peruncing ini pzti akn mmbwt si pensiL mnderita, tp stLh proses meruncing sLsai, pensiL akn mndpatkan ketajamannya kmbaLi, bgtu jga dgn kamu, dLm hdup ini kamu hrz berani mnerima pnderitaan 'n kesusahan krna haL ituLah yg akan mmbwtmu mnjdi org yg Lebih baik .
  • KwaLitas ketiga, pensiL slLu mmberikan kita ksmpatan utk mmpergunakan penghapus, utk mmperbaiki kata2 yg saLah, oLeh krna itu, kita slLu d beri